Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Setelah bertanding secara ketat, Rifqi Wariyanto dari MAN 1 Yogyakarta berhasil menjuarai Kontes Robot Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) yang diselenggarakan tanggal 5 agustus lalu, untuk kategori Line Follower, dengan menyisihkan 24 peserta lainnya dari DIY dan Jateng. Sedangkan untuk kategori robot Inovasi dimenangkan oleh tim dari SMAN Godean dengan anggota Bastian Febrianto dan Fathia Lutfiananda, dan juara 2 diraih oleh tim dari SMA Muhammadiyah 1 Bantul yang beranggotakan Teddy Antara Putra dan Aan Susanto.

Didampingi Bayu Kanugrahan L. dari SMAN 6 Yogyakarta sebagai juara 2 serta Rendra dan Kamal dari SMK Assa’diyyah Mejobo Kudus sebagai juara 3 kategori Line Follower, Rifqi mengungkapkan kegembiraannya, karena apa yang telah dipersiapkan selama ini dapat memenangkan pertandingan. Sebagaimana para peserta lainnya, baik Rifqi maupun Bayu menyampaikan bahwa kegemarannya dalam bidang elektronika telah ada sejak SMP. Selain belajar elektronika dari sekolah baik Rifqi maupun Bayu menyalurkan hobbynya utak-utik robotika tersebut dengan membentuk komunitas robotika di luar sekolah. Menurut mereka kegemaran untuk berkreasi di bidang robotika tersebut merupakan kegiatan yang positif dan bisa melatih diri untuk selalu kreatif dan inovatif. Mereka menepis anggapan bahwa robotika merupakan teknologi yang mahal.

Dalam sambutan pembukaannya, mewakili Rektor UTY, Dr. Tri Gunarsih,MM selaku Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan bahwa kontes robotika bagi siswa-siswa sekolah lanjutan atas ini akan terus dikembangkan mengingat kemajuan teknologi saat ini dan trend kedepan yang semakin pesat. Sejalan dengan semakin meluasnya penggunaan teknologi robotika dalam bidang industri dan jasa, Tri Gunarsih mengungkapkan keseriusan UTY dalam mengembangkan dan membekali mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam bidang robotika. Bahkan kini robotika menjadi ikon dari FST UTY.

Sedangkan Dr. Suparman, M.Si, DEA selaku Dekan FST UTY mengungkapkan bahwa di UTY kini memiliki klub robotika yang beranggotakan para mahasiswa dari berbagai prodi, dengan dosen pembimbing M.S. Hendriyawan A. ST. Berbagai kegiatan dilakukan klub robotika UTY antara lain studi pengembangan dan inovasi robotika, workshop-workshop dan mengikuti berbagai lomba. Kegiatan kontes Robotika UTY 2009 ini juga ditangani oleh para mahasiswa yang tergabung dalam klub robotika UTY, tambah Suparman.

BANTUL — Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar Lomba Roket Air antar SMA, SMK, MA se-DI Yogyakarta di Kampus Terpadu UMY Selasa (22/12).

Ketua Penyelenggara Lomba Roket Air, Muhammad Budi Nur Rahman ST, menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswa SMA dan sederajat terhadap ilmu pengetahuan, khususnya ilmu Aerodinamika dan Kedirgantaraan

Nur Budi yang dosen Teknik Mesin ini menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ilmu pengetahuan yang telah diperoleh, seperti ilmu fisika, aerodinamika maupun kedirgantaraan.

Selain itu, Roket Air merupakan media yang paling mudah untuk diterapkan dan media tersebut meningkatkan kreatifitas dalam mengembangkan teknologi terapan. “Serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengimplementasikan gagasan terhadap pengembangan teknologi ilmu terapan.” jelas Nur Rahman, dalam rilis yang dikeluarkan Humas UMY kemarin.

Lomba Roket Air diikuti 28 kelompok dari berbagai SMA, SMK, MA di DIY. Dalam lomba ini tiap sekolah dapat mengirimkan lebih dari satu kelompok untuk mengikuti lomba. Penilaian lomba roket dilihat dari beberapa kriteria. Kriteria dilihat dari jarak terjauh roket yang bisa diluncurkan, ketepatan mendarat sampai jarak 100 m, kestabilan luncuran roket di udara.

”Kriteria penilaian juga pada kekompakan kelompok, kelompok paling atraktif maupun kecepatan dalam menyiapkan peralatan,” urai Budi.

Pada kategori Jarak Terjauh juara I diraih kelompok MANSA 01 dari MAN 1 Yogyakarta, dengan jarak jangkauan roket mencapai 147,41 m. Juara II diraih kelompok MAYOGA D dari MAN 3 Yogyakarta, dengan jarak 142,93 m. Juara III kelompok MANSA 05 dari MAN 1 Yogyakarta.

Kategori ketepatan pendaratan, dimana roket harus mendarat pada jarak atau mendekati 100 m, juara I diraih oleh kelompok MANSA 06 dari MAN 1 Yogyakarta, juara II MAYOGA D dari MAN 3 Yogyakarta dan juara III oleh MANDYA 02 dari MAN 2 Yogyakarta.

”Juara I mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 500.000, juara II sebesar Rp 400.000, juara III Rp 300.000. Masing-masing juara juga akan mendapatkan trofi dan sertifikat,” urai Budi.

Untuk kategori kelompok paling atraktif, dkelompok Rajawali dari SMAN 1 Kasihan ditetapkan sebagai juara. Sedang kategori kekompakan diraih oleh kelompok Hisbullah dari SMA 1 Banguntapan. ”Kategori kelompok paling atraktif dan paling kompak masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 200.000,” tambah Budi.

Budi berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas para siswa dalam mengembangkan teknologi. ”Harapannya ke depan juga dapat memacu para siswa untuk mengimplementasikan atau mempraktekkan gagasan mereka demi pengembangan teknologi ilmu terapan,” tandasnya. yoe/tar

Yogya, Dalam rangka memperingati 81 tahun Sumpah Pemuda dan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa sebagai wujud cinta kepada Tanah Air, Nusa dan Bangsa, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Olah Raga Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Lomba Bahasa Inggris dalam “Digital Storytelling Competition” tingkat (SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama) meliputi ; SMP/MTs dan tingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) meliputi ; SMA/SMK/MA atau sederajat se Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, dan lomba “Robot Line Tracking Competition” tingkat SLTA atau sederajat se Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Acara Pembukaan Lomba dilaksanakan di kampus Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta bertempat di Ruang Auditorium Ir. H. Pietoyo Soekarbowo, pada hari Sabtu, 21 November 2009. Dalam laporannya ketua Panitia Lomba Kreativitas Remaja, Drs. Suparyanto, MT menyampaikan bahwa Lomba “Digital Storytelling Competition” diikuti 67 Peserta Tingkat SMP/MTs dan 38 Peserta Tingkat SMU/SMK/MA serta lomba “Robot Line Tracking Competition” diikuti 38 Tim Robot Tingkat SMU/SMK/MA dengan peserta terjauh dari Semarang dan Gombong.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua STTNAS Yogyakarta, Ir. H.R. Soekrisno, MSME, Ph.D mengatakan ” Jadikanlah lomba kreativitas remaja sebagai pemersatu kita Bangsa Indonesia walaupun dalam skup kecil, tunjukkan prestasi dan sportifitasmu walaupun tidak harus jadi juara dalam lomba ini dan jadikan lomba ini sebagai ajang Fastabiqul Khairat”.

Pada acara pembukaan, ditampilkan juga Juara pertama Baca Puisi SLTP Tingkat Nasional oleh Nur Indah Handayani, pelajar SMPN 1 Depok, Sleman yang mendemonstrasikan keahlian baca puisinya dengan judul ” ” karya cipta Nur Indah Handayani.

Tampil sebagai juara 1, 2 dan 3 lomba “Digital Storytelling Competition” tingkat SLTP berturut-turut yaitu Karin Anindita dari SMP Stella Duce 1 Yogyakarta, Jonathan Cahaya dari SMP Stella Duce 1 Yogyakarta dan Pramuditu dari SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan untuk Juara 1, 2, 3 Tingkat SLTA berturut-turut yaitu Erni Kurnia Ningsih dari SMU Negeri 4 Yogyakarta, Wahid Hidayanto dari SMKN 1 Seyegan, Sleman dan Agus Setiyawan dari SMKN 1 Seyegan, Sleman.

Sedangkan untuk lomba “Robot Line Tracking Competition” tampil sebagai juara 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu Robot Rang-En@h Bot dari MAN 1 Yogyakarta, Robot Najah Bot dari MAN 1 Yogyakarta dan Robot HammerHead dari SMPN 2 Semarang. Untuk Kategori desain robot terbaik diraih Robot D3 CHIETAKH dari SMAN 3 Yogyakarta.

Masing-masing juara mendapatkan piala dan uang pembinaan berturut-turut untuk juara 1, 2 dan 3 sebesar Rp. 1.500.000,- , 1.250.000,- dan 1.000.000,-

Bertambah satu lagi alumni PHIN/MAN Yogyakarta 1 yang menjadi menteri di pemerintahan RI. Adalah Muhaimin Iskandar yang merupakan alumni tahun 1985 diangkat Presiden SBY menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Beberapa alumni PHIN/MAN Yogyakarta 1 yang pernah menduduki kursi menteri antara lain Zarkasih Noor(Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah), Djohan Effendi (Menteri Sekretaris Kabinet) dan Mahfud MD (Menteri Pertahanan dan sekarang Ketua MK).

Kemanakah Mak Nyak?

Sudah agak lama juga tidak lewat MAN Yogyakarta 1. Saya sendiri jarang juga sih lewat sekitar Simanjutak-Sekip. Ketika beberapa waktu lalu lewat depan MAN 1 saya baru sadar ada yang lain: Trotoar depan sekarang bersih dari pedagang. Dulu saya dan teman-teman biasanya berlangganan makan di Mak Nyak depan situ. Mak Nyak mungkin udah belasan tahun berjualan nasi disana, sebelum mungkin bertahun tahun sebelum saya sekolah disitu dan bertahun-tahun setelah lulus. Bahkan tahun lalu saya pernah janjian sama teman sekelas ketemuan dan kami bernostalgia jajan di tempat Mak Nyak. Masih seperti dulu dan tak banyak berubah. Mak Nyak masih saja melayani setiap pelanggan dengan senyum lebarnya.
Sekarang saya tidak tahu kemana Mak Nyak dan teman-temannya yang berjualan di deretan depan sekolah itu. Apakah sekarang sudah tergusur? Lalu dimana mereka mengais rejeki lagi?
Saya tentu saja senang jika jalanan lebih bersih dan lega, tapi tentu saja juga sedih karena banyak orang yang harus dikorbankan.

Update: Dapat kabar di milis, ternyata Mak Nyak dan beberepa pedagang di trotoar MAN 1 dipindah ke tempat yang ‘lebih layak’ yaitu di dalam lingkungan gedung MAN. Syukur deh..

Groups FORMANSA sudah dibuat di facebook, buat temen-temen yang punya acoount facebook add groups ini..

klik ini

Abidah Muflihati Pimpin PP NA

Abidah Muflihati terpilih sebagai ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah (NA atau Nasyiah) periode 2008-2012. Susunan pengurus harian PP NA yang akan terbentuk diperkirakan tak akan terisi wajah pengurus harian lama.

Muktamar XI PP NA, yang berlangsung di Makassar sejak 18 November 2008 ini, ditutup Ketua Umum PP Aisyiyah Chamamah Soeratno, Jumat (21/11). ”Dari rapat formatur, keputusan terakhir, Abidah Muflihati sebagai ketua umum PP NA periode 2008-2012,” kata Ketua Panitia Pemilihan PP NA periode 2008-2012, Salma Orbayinah, di Makassar, Jumat (21/11). Di forum yang difasilitasi panitia pemilih tersebut, kata dia, pengambilan keputusan berlangsung alot. Sebelumnya, Sidang Tanwir III muktamar ini telah memilih 27 nama calon tetap formatur dari 53 calon sementara. Sembilan nama terpilih sebagai formatur dalam pemilihan yang digelar pada Kamis (20/11) malam.

Baca di Republika

Abidah adalah alumni MAN Yogyakarta 1 angkatan 1995

Ayu Gemilang Sari (AGS) yang baek…
Gantian kita yang ngasih komentar tentang kamu ya…

Jujur aku dulu ga terlalu kenal sama kamu, aku hanya
mengenal AGS sebagai sosok item manis, lucu, mungil tetapi
cerdas tidak ketulungan (kalu tidak salah selalu rangking
pertama di kelas ya)…itupun lebih karena aku suka
ngeliat kamu ngobrol sama Yusron di depan PMR atau
Koperasi..jadi aku tidak bisa membandingkan AGS tujuh -
delapan tahun yang lalu dengan AGS yang sekarang…

and now … AGS tetap sosok yang mungil, lucu, maaf lugu
buangeeeet, serius, senyum kecut, tapi tetep manis kok,
dan nampaknya Ayu agak kurang terbiasa atau bahkan tidak
bisa mendengar celotehan teman-teman yang aneh-aneh penuh
dengan ejek mnegejek dll (“iiih itu kan ga
baek”–nampaknya kalimat itu yang ada di pikiran Ayu–)
dan jangan marah ya Ayu …temen-temen pada ngumpul malam
harinya di rumahku, mereka pada terkesan sama Ayu dan ihhh
gemes banget kata mereka…

Ada kalimat Ayu yang diomongin ama temen-temen dan
diinget-inget… “alhamdulillah dah lama ga ketemu, dan
ternyata ada temen yang sangat dermawan, rela mengeluarkan
uangnya hanya untuk makan-makan yang tidak terlalu
berarti. Tetapi umur kita sudah 25 tahun, sudah saatnya
berfikir lebih dewasa dan lain-lain….”

Kedengarannya lucu, imut de el el lah pokoknya…

Tetapi senang juga ya kalau selalu ngumpul, becanda dan
siapa tahu ada yang nyambung lagi he…

Buat Lutfi, Boy, Syifa…

Met ULTAH, Lutfi dah mo punya momongan, trus Boy sama
Syifa mo punya apa ya…he..

Buat Ade..
Kita semua menunggu undangan dari kamu, nampaknya 7
Februari hari libur De…gmn berani terima tawaran…

Buat semua teman-temen yang kemarin hadir … met berjuang
masing-masing, semoga kita dipertemukan kembali dalam
suasana yang selalu lebih baek..Amin.

Tetap semangat, merdeka, lawan kezaliman de el el…!!!
(pinjem bahasanya Nura)

1 Muharram 1429 H/10 Januari 2008 M

catatan awal tahun:

Selamat tahun baru 1429. Tahun baru ini ditandai dengan gerimis tipis membasah bumi, juga hiasan lingkar pelangi di langit barat.
Tahun baru… semangat  baru, gairah baru dan perbaikan baru. Semoga perjalanan ini selalu mendapat ridlo dari Allah SWT.

Tahun baru, kejadian baru euy….
Hari ini capek, tapi seneng. Alumni angkatan 2000 reunian!  Memang tak banyak yang datang, hanya sekitar 20 orang. Tapi cukup segar dan menghibur, terutama di tengah carut marut kemerosotan negeri ini, pula bencana yang tak kunjung-kunjung reda :( .
Promotornya: Arif Setyawan, A Nashih Lutfi dan Syifa.
Tema cerita : January, blue and birthday (Ngarang:p).
Acaranya? Meminjam istilah Lutfi : kumpul-kumpul, makan-makan, ngobrol-ngobrol, ketawa2, kenyang2, habis itu insyaf! :)

Tujuh tahun tak bertukar pandang dan berbagi cerita…Ternyata kita semua memiliki sesuatu yang tersimpan, menunggu untuk mekar dan keluar dengan indahnya…
Ada yang kalem tapi mengandung energi, ada yang meledak2, ada yang datar tanpa ekspresi. Semua saling mengisi dan melengkapi.
Siapa saja yang datang, dan seperti apa mereka? Kusebutin ya…Tapi ini subyektif banget dan bagi yang bersangkutan jangan tersinggung…

1. Husein: Anak MAK niy… Ingat kan? Yang dulu selalu rapi jali. Tonti banget, dan ehm ehm…idaman wanita…Tapi kali ini dia terlihat kuyu dan layu, ada masalah bro…
Husein!Semangat ya…masalah yang berat akan membuat kita jauh lebih matang dan dewasa ketika kita berhasil melewatinya. Badai pasti berlalu dan matahari akan bersinar lagi…

2. Ade dan Istri (Aulia): MAK juga. Dulu perawakannya kecil, sekarang lebih mendingan, apa lagi dah ada yang ngurusin:).  Istrinya kalem, pake kaca mata dan kurus.  Serasi deh pokoknya. Sekarang ada julukan baru untuk Mr Ade: Pak Hakim….Aduh…aduhhh…hakim agama itu berat lo…Apa badan sekurus itu siap menganggungnya??

3. Nura : IPA 2. Hanya jumpa sebentar…Tiba2 dia sudah hilang. Terburu2 pergi. Nura masih seperti dulu: mungil, lincah, suka ngoceh dan … Sekarang dia jadi amtenaar, abdi dalemnya pemerintah RI. Di DEPTAN kalo tak salah. Harus berjiwa pancasila dong bu. tanggung jawabnya ke seluruh orang indonesia lo.

4. Syifa: IPA 2 juga. Bos wanita kita… Masih tetap cool, calm, and confident. Bicara secukupnya, dalam dan bermakna…

5. Amah: Siti marhamah. IPA 1. Tambah gemuk lo..Gaya bicaranya sudah lain, lebih berat dan ditimbang-timbang, mungkin karena belakangan harus banyak bergaul dengan bapak2 di Klaten dan Karanganyar… Kalau tak salah Amah juga anak buahnya SBY…Buat Amah: biarpun agak gemuk tapi tambah cantik…:)

6. Iis: kelas Bahasa.. Dulu kuliahnya di IAIN suka,  fakultas  Adab (?),  sekelas dengan Basith:  Sejarah. Rutinitas keseharian ibu ini harus berkutat dengan birokrasi sekolah. TU:sama sekali gak populer sejak dulu, tapi pemegang kendali roda kegiatan sekolah. Iis ini tipikal cewek jawa; manutan, tak suka muncul di permukaan, yang penting aman. Tapi keberadaannya melengkapi…

7. Aku? tanya yang lain aja ya…

8. Basith: M Anwar Basith, kelas MAK. Kalem…meskipun sesekali juga terdengar suaranya, celoteh dan tawa. Manis, tapi pemalu.

9. Yusron Alwi: Du…h Mr ARtman. Seni….banget. Apa memang seniman harus kaya gitu, Yus? Bagaimanapun Yusron saat ini, tetap ada yang masih melekat dalam sikap dan kata-kata, tetap penuh perhatian dan pemberontak. Bohemian, anti kemapanan…seperti itulah…

10. M Subhan: IPS 2. kalemmm, nyaris tak terdengar….hidung bangir dan apa lagi ya….?

11. Heri Sukirno : IPA 2. kalem juga. Alis tebal, rahangnya tambah kuat, menciri sebagai lelaki dewasa…

12. Hari: MAK. Wuih, ganteng sekarang. Gemuk? Masih. Gondrong, brewokan, lebih laki-laki deh and coool bangetz.

13. RIdlo: MAK lagi. Dia datang dengan pamernya :) . bawa cewek lo. Bukan istri, bukan adik, tapi mesra abisy. Sementara si cewek senyum2, malu2. Kabarnya dia mau segera menyusul Ade, menjejaki jenjang kehidupan yang baru.

14. EKo (bagor): MAK juga…Sungguh2 aku gak suka dengan panggilan Bagor, meskipun dia membela diri dengan kepanjangannya, Bagor : bagus orangnya (hehehe). Ah anak ini, kebal-kebul sepanjang waktu, kaya’ lokomotif kereta batu bara jaman saisuak. Bahkan warna asap rokok mungkin udah larut ke kulitnya, jadi makin kelabu…. Hati-hati lo mas, paru2 bisa keropos. Tapi Eko lucu, bocor abisy. Kaya’ iklan Sampoerna hijau “Gak ada loe gak rame”.

15. Zuhdan: IPA 1. Lebih gemuk. lebih pede. Lebih banyak mengeluarkan pendapat, meskipun terkadang agak terkesan ganjil. Apapun itu, tetap sebuah kemajuan.

16. Arif Setyawan: MAK. Boss of The Boss. Jowo banget. Sikapnya agak canggung tapi tetep pede. Lebih gemuk juga. Aku kira dulu Arif itu kalem. Ternyata enggak juga. Burung2 punya kabar, Arif ini sekarang Bisnisman lo. Itu burung yang punya kabar. Kalo mau tau yang sebenarnya, tanya langsung pada galileo (????).

17. Eko Riyadi: MAK juga. Mungkin saudaranya Slamet Riyadi ya (:P becanda)? Masih tetep datar tanpa ekspresi. Fluktuasi sikapnya gak terlalu lebar. Bahasanya dalam dan berbobot. Gaya jalan dan gaya bicaranya tetap sama, tenang, tertata, rapi…

18. Lutfi : Nashih Lutfi. MAK lagi…LUvi…Met Ultah ya Lut. Insya Allah bentar lagi bakal jadi bapak/ayah/abah/abi atau pa (?). Yang kuinget  tentang Lutfi , mmmm pigmen melanin:p, karena warna kulitnya yang gelap. Dan tentu saja ilmu sejarah, dan tentu juga matanya yang indah…

That’s all. Waktu itu… 5 jam berlalu, tak terasa…tapi begitulah. Reunian, juga seperti kembang api. Indah, menawan, meledak2, meramaikan kembali hati yang telah lama sunyi, namun hanya sekejap, tak ada bekas yang tampak, hanya tilasan di hati. Semua pulang membawa kisahnya masing2….

Especially for Eko “bagor”: paedofili itu sebuah kasus seksual, ketika seseorang yang telah berusia cukup dewasa memilih pasangan seksnya anak2 kecil. (begitu kan?)

Yogyakarta, masih tahun baru…

Silaturahim di kampus tetangga

Dear temans,

Sebelumnya meminta maaf karena acara reuni di Yogja kemarin tidak bisa ikut meramaikan sebagaimana pada waktu sebelumnya. Disini saya hanya meng-update informasi bahwa di kampus tetangga, kami juga membuat silaturahim kecil-kecilan (kecil sekali sebenarnya, karena pelakunya cuman 3 orang ) untuk Alumni MAN YK I

Ada saya, Habib (lulus ’99), Mas Ali (lulus ’95) dan Leni (lulus ’99). Acara silaturahim tidak semeriah acara yang dilakukan teman-teman di Yogja, kami hanya sholat Jumat, makan siang dan diteruskan dengan jalan-jalan di kampus Clayton. Besoknya diteruskan dengan jalan-jalan ke kota Melbourne, menyusuri Sungai Yarra dan makan siang di warung makan Nelayan dengan menu Rendang dan Es Kelapa, makanan yang menurut saya sangat enak karena sudah sangat lama tidak merasakan masakan Indonesia. hiks3x..

Ada berita gembira, Mas Ali dan Mbak Leni insyaallah akan mendapatkan momongan pada bulan Januari 2008. Mohon doa teman semua, semoga lancar dan mereka mendapatkan keturunan yang sholeh/ah

Sekian dari acara jalan-jalan di kampus tetangga. Kapan-kapan disambung lagi

Salam,
Habib

n.b. Mas Ali dan Leni akan balik ke Indonesia insyaallah Februari 2008

Abdullah Habibi
School of Environmental Science and Management
Southern Cross University, NSW – Australia

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.